Mata Kabgor

Ancaman Pembunuhan Di CEO Kabgor, Kadis PUPR Lapor Polisi

Mata Gorontalo (Mata Kabgor) – Polemik yang terjadi diantara penghuni Group WhatsApp CEO Kabupaten Gorontalo, kini harus diurus pihak Polda Gorontalo. Pasalnya, percakapan yang mengarah pada upaya pengancaman pembunuhan ini dianggap serius  sehingga membuat Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Donie Lahati melaporkan hal tersebut.

Kepada awak media, Donie Lahati membenarkan bahwa dirinya pada senin (21/1) telah melaporkan kasus pengancaman pembunuhan yang dilakukan oleh salah satu Kepala Dinas dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Gorontalo. Menurut Donie, hal tersebut hatus dilakukan, mengingat hal tersebut dianggap serius karena diketik digroup yang berisikan seluruh Kepala Dinas, Staf Ahli termasuk Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

” Jadi benar tadi saya telah melapor di Polda Gorontalo terkait dengan ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada saya, melalui group WA CEO Kabgor. Ini harus saya lakukan mengingat yang bersangkutan telah mengancam akan menggunakan pisau dan akan mencari saya jika saya tak datang di Lokasi Pentadio resort. “Jelas Donie.

Lebih lanjut Donie menambahkan bahwa dirinya tidak mengetahui apa motif dan maksud pengancaman tersebut. Kata Donie, hal ini telah membuat dirinya beserta keluarganya trauma akan ancaman tersebut.

” Saya tidak tahu apa motif dari ancaman tersebut, yang pasti saya sangat trauma bahkan keluarga saya merasa khawatir atas pengancaman itu. Bahkan si oknum sudah bersumpah atas nama almarhum ibunya akan membunuh saya dengan pisau, sehingga sebagai warga negara saya harus melaporkan dan meminta perlindungan kepada pihak kepolisian atas niat itu.” Lanjut Donie.

Disinggung soal motif atas konflik tersebut, Donie mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui hal itu. Bahkan dirinya pun belum memahami apa maksud dibalik ancaman yang menghebohkan publik itu.

 

” Saya tidak tahu, yang pasti sebagai warga negara yang taat akan hukum, saya harus melaporkannya. Karena sudah 3 malam saya tidak bisa tidur mengingat si pengancam tidak menghubungi saya untuk mengklarifikasi atas ancamannya. Sehingga tidak adancara lain selain melaporkan dan meminta perlindungan kepada pihak Polisi. ” Tegas Donie.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP. Wahyu Tri Cahyono kepada awak media membenarkan bahwa pohaknya telah menerima aduan ancaman pembunuhan atas nama Donie Lahati.

” Iya benar saya telah menerima informasi atas laporan tersebut. Saat ini sementara dilakukan BAP terhadap pelapor.” Tutup AKBP Wahyu. (team mg)

297 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya