Mata Kabgor

Bagaimana Penegakan Hukum Yang Ideal, Ini Kata Kajari Kabupaten Gorontalo.

Mata Gorontalo (Daerah) – Paradigma penegakan hukum di jajaran kejaksaan dewasa ini telah berubah seiring dengan dibentuknya Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Upaya pencegahan lebih diutamakan dibandingkan penindakan. Hal ini dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto,SH.,MH di ruang kerjanya, Senin (14/11).

Kajari Supriyanto,SH menjelaskan bahwa di Tahun 2019 ini pihaknya lebih kepada penerapan pencegahan penanganan perkara hukum diwilayahnya. Hal ini dikarenakan sebagai instruksi dari pimpinan dalam hal ini Kepala Kejaksaan Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, dimana yang dimaksudkan pencegahan penanganan perkara hukum adalah sebisa mungkin menekan angka kejahatan baik dari tindakan maupun pelakunya.

“ Jadi bisa dijelaskan bahwa saat ini kami menerapkan system pencegahan penanganan perkara hukum karena ini jelas perintah dari atasan saya, baik dari Jaksa Agung maupun bapak Kajati Gorontalo. Sebagai contoh seperti yang pernah saya tulis dan dimuat pada salah satu media bahwa penegakan hukum tindak pidana korupsi bukanlah sebuah industry. Maksudnya adalah penegak hukum yang berhasil dan sukses itu bukan penegak hukum yang banyak menahan dan memenjarakan orang, namun seharusnya jika ini dihitung berhasil seharusnya penegak hukum yang bisa mencegah orang tidak masuk penjara dan ini adalah paradigma baru dalam penegakan perkara hukum itu. Jelas Kajari Supriyanto.

Kajari Supriyanto menambahkan bahwa penegakan hukum yang paling ideal adalah bagaimana bisa membantu orang agar tidak melakukan perbuatan kejahatan dan tidak masuk penjara. Menurut Kajari Supriyanto, hal itu akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila penegak hukum hadir, Negara hadir dan  jajaran pemerintah baik ditingkat nasional hingga ke daerah hadir  untuk bisa mencegah untuk memberitahukan serta menjalankan paradigma penanganan perkara hukum tersebut.

“ Bagaimana semua pihak yang terkait bisa duduk bersama dan berdiskusi baik penegak hukum, jajaran pemerintahan dan Negara hadir untuk mencegah, memberitahukan dan menyarankan  bersama – sama dengan pengelola kegiatan agar dia tidak salah sehingga pekerjaannya berjalan dengan baik sehingga bisa dipastikan pekerjaannya baik dan tidak akan ada korupsi. Nah ini penegakan hukum yang menurut saya paling ideal. Karena saat ini fakta membuktikan bahwa banyak orang yang ditangkap dan dipenjara, namun korupsi tidak pernah selesai serta makin meningkat,“ Tegas Supriyanto. (mg1)

204 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya