Mata Boalemo

Baku Balas Pantun, Kader PDI Perjuangan Kecam Ciutan Pengurus Golkar

Apabila persoalan ini hanya untuk mendiskreditkan Bupati Boalemo, maka ini bukan lagi masalah pak Bupati. Ini sudah masalah kader PDIP. Bupati Boalemo adalah Fungsionaris Partai PDIP Prov Gtlo. Jadi wajib hukumnya kami pasang badan membela Bupati Boalemo

Mata Gorontalo (Boalemo) – Aksi Saling balas pantun antara kubu Partai Golkar dan PDI Perjuangan terkait dengan ancaman Pengurus Partai Golkar Hamzah Siddiq Djibran yang akan melaporkan Bupati Darwis Moridu jika tidak melakukan permohonan maaf dalam 4 x 24 Jam ini, pun mendapat sambutan dari pengurus PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo.

Anton Abdullah, Pengurus Partai PDI Perjuangan pun menilai bahwa ancaman yang dikeluarkan oleh Pengurus Partai Golkar Hamzah Siddiq Djibran yang akan mempolisikan Bupati Darwis yang juga fungsionaris PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo itu menjadi hak dari kader Partai Beringin itu. Namun ketika dibarengi dengan ancaman untuk segera melakukan dengan kurun waktu 4×24 jam, menurut Anton sudah tidak masuk akal.

” Saya rasa itu adalah hak bagi kader partai Golkar untuk mempolisikan Bupati Boalemo terkait pernyataan pak Bupati yang dianggap menyayat hati kader dan menghina partai Golkar. Silahkan dibuktikan secara hukum kepada pihak Kepolisian yang secara profesional menangani kasus pidana. Apalagi menyangkut Kepala Daerah, namun meminta maaf dengan jangka waktu 4×24 jam itu hal yang tidak masuk akal.
Bupati boalemo bukan TERPIDANA yang akan melarikan diri, kemudian diberikan waktu untuk menyerahkan dirinya.” Geram Anton.

Selaku kader PDI Perjuangan, tentu Anton menyerahkan sepenuhnya kepada partai Golkar untuk melaporkan bupati Boalemo ke pihak kepolisian karena itu hak konstitusi. Namun dirinya juga berharap masalah ini jangan di politisasi, karena tahun ini adalah tahun Politik. Kata Anton, Kalau persoalan ini tujuannya hanya untuk mendiskreditkan Bupati, maka Pihaknya selaku kader PDI Perjuangan siap pasang badan membela Bupati Boalemo.

” Apabila persoalan ini hnya untuk mendiskreditkan Bupati Boalemo, maka ini bukan lagi masalah pak Bupati, Ini sudah masalah kader PDI Perjuangan. Bupati Boalemo adalah Fungsionaris Partai PDIP Provinsi Gorontalo. Jadi wajib hukumnya kami pasang badan membela Bupati Boalemo, jika persoalan ini dipolitisasi. ” Tegas Anton. (mg1)

219 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya