Mata Kabgor

Belum Rampung, Taman Budaya Limboto Beralih Fungsi

Mata Gorontalo (Kabgor) – Sejatinya, tujuan pembangunan taman budaya limboto oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo adalah untuk memberikan manfaat dan menumbuhkan kembali nilai – nilai budaya serta adat yang ada di Gorontalo.

Seperti diketahui, pembangunan tahap pertama dari pekerjaan Taman Budaya ini sementara berlangsung, namun oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas PUPR Kabupaten Gorontalo sudah meletakkan kursi taman yang tidak di beri penerangan. Sehingga kursi taman tersebut telah dialih fungsikan oleh sekelompok anak muda untuk melakukan pesta miras dan menjadi tempat cumbu bagi sepasang anak muda.

Kursi Taman Budaya Limboto, yang acap kali disalah gunakan

Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Udin Pango membenarkan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan akan hal tersebut. Banyak pasangan muda mudi yang bukan muhrim dan sekelompok pemuda yang memanfaatkan nuansa remang diseputaran kursi taman untuk melakukan hal – hal yang tidak seharunya dilakukan.

” Terkait hal ini, kami dari Satpol-PP setiap malam telah melakukan patroli. Memang taman budaya ini belum rampung pekerjaanya, tapi karena sudah ada kursi atau dego-dego yang di letakkan di sekitaran itu dan juga peneranganya masih kurang ini, acap kali di jadikan oleh kaula muda sebagai tempat mereka untuk santai tapi ada juga yang kedapatan mengonsumsi minuman keras dan sudah ada beberapa yang kami tidaki tapi masih sebatas pembinaan atau di nasehati “. Jelas Udin.

Udin berharap agar Taman Budaya yang menjadi ikon baru di Kabupaten Gemilang itu, dijadikan tempat yang sejogjanya dapat memberikan pengetahuan sebagaiamana tujuan pembangunan dari taman itu sendiri.

” Bagi saya siapa saja yang datang ke taman budaya silahkan, Taman budaya ini di bangun memang di peruntukan untuk masyarakat di Gorontalo. Tapi saya berharap tolong jangan jadikan tempat ini sebagai tempat yang jauh dari budaya dan adab yang berlaku di provinsi ini. Khusus untuk kaula muda, saya berharap untuk tetap menjaga marwah taman budaya ini dan janganlah memanfaatkan tempat itu sebagai tempat untuk mengonsumsi minuman-menuman keras atau berdua-duan bagi yang bukan muhrim “. Tukas Udin. (mg4)

162 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya