Mata Kabgor

Berbasis Riset, Universitas NU Gorontalo Mampu Bersaing 

Mata Gorontalo (Pendidikan) – Kehadiran Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Gorontalo, memang di desain khusus berbasis riset. Universitas NU Gorontalo memiliki keunggulan tersendiri dalam penerapan perkuliahan, universitas yang fokus terhadap riset itu, diharapkan dapat bersaing dengan universitas yang sudah ada, dengan metode dan ciri khas tersendiri. Akhirnya, Jum’at (24/1), telah resmi diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohamad Nasir P.HD, Ak.

Kehadiran Universitas NU Gorontalo tersebut, diharapkan dapat bersaing dengan Universitas sebelumnya yang sudah ada. Apalagi UNU Gorontalo, memiliki ciri khas tersendiri untuk bersaing dengan universitas lain, dengan metode universitas berbasis riset ini, UNU Gorontalo dinilai cepat berkembang pesat di Gorontalo. Program studi yang ditawarkan pun memiliki daya tarik tersendiri kepada masyarakat.

“Semua program studi yang ada di Universitas NU Gorontalo, sudah pasti berbeda dengan yang ada di universitas lain. Dan ini menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk masuk di Universitas NU Gorontalo, apalagi perkuliahan lebih banyak berbasis riset,” ujar Menristekdikti.

Diharapkan juga Rektor Universitas NU Gorontalo, segera melakukan kerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), selaku universitas tertua di Gorontalo yang memiliki sumber daya yang mapan.

Menristekdikti yang juga Ketua Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdatul Ulama (PP LPTNU) dihadapan warga Nahdiin dan tamu undangan, meminta seluruh komunitas Nahdiin, untuk membantu dan mendukung secara penuh, penyelenggaraan Universitas NU Gorontalo.

Bukan hanya saja secara moral, tapi harus juga dengan materil untuk percepatan pembangunan dan pengembangan Universitas. “Harus bersatu, untuk membangun dan mengembangkan Universitas NU Gorontalo, diharpkan juga warga Nahdiin untuk membuka hati, membuka pikiran dan jangan terlalu kakuh dalam hal-hal teknis,” pintanya.

Diakhir kegiatan itu, Menristekdikti menyerahkan buku paket Standar Penjamin Mutu Internal (SPMI) dan Statuta sebagai pedoman penyelengaraan Universitas Nahdatul Ulama. Pada kesempatan itu juga Menristekdikti, melakukan penandatanganan Prasasti peresmian Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo.

Disamping itu juga Rektor Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Gorontalo Dr. H. Ridwan Tohopi, M.Si, saat diwawancarai menjelaskan UNU Gorontalo saat ini tengah membenahi perangkat akademik, untuk produktifitas pengembangan Universitas kedepan.

“Tentunya seperti apa yang diharapkan Menristekdikti, UNU Gorontalo dalam waktu dekat ini akan segera melakukan kerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo dan Pemerintah Daerah,” paparnya. (rls-mg)

120 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya