Mata Kabgor

Eksistensi “Kambungu Beresi”, Bantu Dapatkan Adipura

Mata Gorontalo (Kabgor) – Komunitas kambungu bersih yang digagas dengan semangat kepedulian dan terfokus pada lingkungan oleh para pemikir yang peduli terhadap lingkungan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo khususnya desa dan kelurahan.

Kegiatan gotong royong untuk membersihkan dan penghijauan lingkungan ini sudah di lakukan sejak tahun 2015 sampai dengan saat ini tetap di lakukan bahkan penganugerahan adipura juga bagian dari andil komunitas kambungu beresi, yang begitu antusias dan fokus pada keindahan dan kebersihan lingkungan di setiap desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Kepala Desa Pilolalalenga Samsudin Dukalang,SIP menyampaikan bahwa pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada komunitas kambungu beresi.

” Kami selaku aparat desa dan saya mewakili masyarakat berterima kasih kepada komunitas kambungu beresi yang telah melakukan kegiatan penanaman pohon dan juga bersih-bersih seperti ini di desa kami sebab gotong royong dan antusias masyarakat serta kepedulian untuk lingkungan yang bersih itu kembali terlihat berkat kegiatan kambers saat ini. Jelas Samsudin.

Panglima kambungu beresi Sugandi Hamzah juga menuturkan bahwa pihaknya meminta kepada masyarakat untuk terus melakukan gerakan penghijauan serta memperhatikan dan peduli terhadap lingkungan. Sebab hal tersebut menurut Gandy sangat penting mengingat gerakan ini berafiliasi pada sosial yang peduli terhadap lingkungan.

” Saya mengharapkan dan menghimbau kepada masyarakat desa maupun kelurahan untuk terus melakukan penghijauan serta memperhatikan dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sebab dengan lingkungan yang bersih akan tercipta hidup yang aman dan sehat dan jauh dari kata sakit,”  Terang Gandy.

Dengan melihat wabah DPD yang terjadi belakangan ini, Sugandy menambahkan bahwa pihaknya telah melaksanakan Kegiatan di Kecamatan Dungaliyo.

“Mengapa kami memilih untuk melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan di wilayah kecamatan dungaliyo yang terfokus pada dua desa yaitu desa kaliyoso dan desa pilolalenga karena kemarin sempat terjadi wabah DBD di kalangan masyarakat inilah mengapa kami komunitas kambers memilih lokasi di seputaran desa pilolalalenga untuk memgajak masyarakat dan aparat desa untuk melakukan kebersihan lingkungan. ” Tutup Gandhy. (mg4)

138 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya