Mata Boalemo

Memperihatinkan, Mutasi Jadi Alasan Status Kinerja Pemda Boalemo Terperosok

Mata Gorontalo (Boalemo) – Peringkat Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo sungguh sangat ironis ketika dikaitkan dengan fakta mutasi pejabat yang sering terjadi dilingkungan Pemerintahan selama ini. Alih – alih dikatakan untuk meningkatkan dan mencapai kinerja yang lebih baik, ternyata pada status kinerja Pemerintah Daerah secara nasional menyebutkan bahwa Pemda Boalemo berada diurutan 202 dari seluruh Kabupaten Kota Se Indonesia.

Hal ini terbukti dengan telah ditetapkannya Peringkat dan Status Kinerja Pemerintah Daerah Secara Nasional melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-53 Tahun 2018 yang ditindaklanjuti dengan Surat Gubernur Gorontalo Nomor 007/117/Pemkesra/2019 Perihal Peningkatan Peringkat dan Status Kinerja Pemerintah Daerah tertanggal 31/01/2019. Dimana Pemda Kabupaten Boalemo berada diurutan 4 (Empat) ditingkat Provinsi Gorontalo dan ditingkat Nasional berada diurutan 202.

Salah satu narasumber yang tak mau disebutkan namanya menyebutkan bahwa penilaian ini, berdasarkan rotasi ASN yang sejogjanya diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik namun, mendapatkan nilai negative karena efisiensi dan efektifitas mutasi yang tidak sesuai.

” Yang anehnya lagi hal ini justru belum diketahui oleh Sekda Boalemo. Ini (Mutasi,red) sebenarnya bagus, namun efektifitas dan efisiensi mutasi itu tidak berjalan. Padahal tujuannya bagus, yaitu untuk meningkatkan kinerja khususnya dipelayanan publik. kita tahu semua, tingkat pelayanan publik di Boalemo itu masih rendah. Jadi, Mutasi yang selama ini digelar menjadi alasan kuat memburuknya peringkat Daerah ditingkat nasional.” ujarnya.

Ketika Mata Gorontalo mencoba untuk mewawancarai Sekertaris Daerah Husain Etango, hanya mendapat respon singkat.

” Data ini informasi belum masuk ke saya, nanti coba tanya langsung ke Tapem saja”. Tukas Husain Etango. (mg3)

359 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya