Opini Mata

Paket MAMPU, Reinkarnasi  2 Tokoh Besar Pohuwato

Oleh : Jeffry As. Rumampuk (Profesional)

Mata Gorontalo (Opini) – Kabupaten Pohuwato adalah Daerah “heterogen” yang mampu melindungi berbagai macam suku, adat dan budaya yang terangkum dalam satu kesatuan dan kebersamaan. Daerah terbesar di Provinsi Gorontalo ini, mempunyai keunikan dengan semangat pembangunan yang tinggi sehingga, daerah pemekaran dari Kabupaten Boalemo itu memiliki suatu kekuatan untuk selalu menjadi yang terhebat.

Seperti kita ketahui, Kabupaten Pohuwato dibentuk atas dasar kebersamaan dan semangat pembangunan yang begitu tinggi. Pasalnya, niat yang suci dengan keinginan membangun kesejahteraan rakyat di daerah barat Gorontalo itu, membuat Kabupaten Pohuwato berhasil memekarkan dirinya sesuai yang termaktub pada  Undang Undang Nomor 6 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dan ditetapkan pada tanggal 25 Februari Tahun 2003.

Hal diatas tentu merupakan representasi dari perjuangan bersama serta pengorbanan baik harta, waktu dengan dedikasi pemikiran tak terhingga, sehingga bisa dikatakan perjuangan pemekaran tersebut tentu tidak lepas dari hadirnya beberapa tokoh besar yang bersatu pada dalam bingkai kebersamaan sehingga Daerah dengan luas sebanyak 40% dari Provinsi Gorontalo itu terbentuk.

Diantara seluruh tokoh, baik pemuda, masayarakat, agama dan serikat yang berhasil menyatukan diri untuk membentuk daerah yang dikenal juga dengan sebutan “ Bumi Panua” itu, hadir dua nama yang sangat akrab di telinga masyarakat Gorontalo khususnya di Pohuwato. Menjadi perwakilan Timur barat Bumi Panua, H. Uns Mbuinga dan Unu Rumampuk merupakan 2 (Dua) tokoh besar yang tidak perlu lagi diragukan kapasitasnya didalam perjuangan serta keikutsertaan pembangunan Kabupaten pohuwato.

(Alm) Unu Rumampuk

Seluruh niat dan pengorbanan atas waktu yang besar untuk daerah besar turut menghiasi perjalanan Daerah ke 4 di Gorontalo itu. Tidak ada yang bisa memungkiri, keterlibatan haji Uno dan Om Unu dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui sumbangsih pemikiran, tenaga, harta dan waktu begitu dominan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dari paguat hingga molosifat. Daerah barat Gorontalo itu, telah menikmati pembangunan dari masa pengesahannya hingga sampai pada tahapan sekarang ini. Begitu banyak perubahan yang nampak sejak berpisah dari Kabupaten Boalemo pada medio 2003 silam.

Kini, Kabupaten Pohuwato telah melaksanakan  3 (Tiga) kali “pesta rakyat”. Dengan kurun waktu 16 Tahun terakhir, perubahan demi perubahan terus dibenahi oleh Pemerintah Daerah. 16 tahun pula, Rakyat Kabupaten Pohuwato telah menikmati kesejahteraan (walau belum seluruhnya).  Pengorbanan yang diberikan oleh pejuang – pejuang daerah pada masa itu, tentu masih terus akan digenjot oleh seluruh pihak hingga pasti tercapainya keadilan social bagi seluruh rakyat Pohuwato.

(Alm) Uns Mbuinga

Hadirnya, Paket MAMPU (Yusuf Mbuinga – Jhojo Rumampuk) membuat beberapa kalangan kembali teringat atas dedikasi H. Uns Mbinga dan Om Unu Rumampuk. Meneruskan tradisi perwakilan timur barat untuk kesejahteraan rakyat, menjadi salah satu alasan penting didukungnya paket MAMPU dalam perhelatan Pemilukada Kabupaten Pohuwato 2020 mendatang. Sebab, sejarah telah mencatat, bahwa hingga menghembuskan nafas terakhirnya, Haji Uno dan Om Unu terus memikirkan serta memberikan pesan kepada Bupati untuk terus mengingat inti perjuangan mereka dahulu.

“ Popiyohu lipu uti,” Begitulah pesan Alm. Haji Uns Mbuinga kepada Bupati Syarief Mbuinga sebelum berpulang Ke Rahmatullah. Demikian juga pesan Om Unu Rumampuk kepada Bakal Calon Wabup Paket Mampu Jhojo Rumampuk. Dimana sebelum meninggalkan dunia ini, Almarhum berpesan agar terus menjalin kebersamaan. “ Tidak ada guna untuk ribut, suatu saat nanti mereka akan membutuhkanmu. Jalinlah hubungan baiki dengan mereka, karena kamu membutuhkan mereka juga,” Ucap Tokoh dari barat yang biasa disebut Bupati dari Popayato Cs itu.

Innalillahi Wainailaihi Rojiun….. marilah kita mengenang segala kebaikan dari kedua tokoh besar dari Pohuwato itu. Semoga amal kebaikan dari para Almarhum dapat diterima disisi Sang Kholik, dan semoga seluruh perjuangan kedua Almarhum dapat diteruskan oleh seluruh pemangku kebijakan dan para pemimpin di bumi panua. (***)

264 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya