Mata Kabgor

Pangdam XIII Merdeka : Sinegritas Antar lembaga, Bukti Kesiapan Dalam Menyambut Pemilu 2019

Mata Gorontalo (Kabgor) – Sinegritas antara TNI Polri dalam rangka mengamankan Pemelihan Umum Legislatif dan Presiden Tahun 2019 ini, nampak terlihat pada pelaksanaan upacara penutupan latihan pengamanan pileg dan pilpres yang berlangsung di halaman Makorem 133/ Nani Wartabone, Jumat (8/1).

Polda Gorontalo bersama Korem 133/Nani Wartabone mengintensifkan pengamanan Pemilu 2019, dimana Selain mengerahkan personel yang mengawal langsung proses Pemilu, Polda dan Korem juga turut menyiapkan personel menghadapi aksi unjuk rasa dalam rangka mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan bersama pada pesta rakyat 5 tahunan itu. Hal ini terlihat dari simulasi pengendalian massa (Dalmas), yang telah dilaksanakan selama 3 (Tiga) hari  Dimulai pada Rabu (6/2/) dan puncak latihan pada Jumat (8/2).

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan beberapa hal diantaranya mindset dan diri. Menurut Panglima Bintang Dua ini, pihaknya telah siap untuk membantu Pihak Kepolisian dalam rangka menghadapi Pemilu nanti termasuk memposisikan diri untuk netral dan turut mensosialisasikan agar Pemilu berjalan sukses.

” Kita ketahui bersama bahwa Pemilu sudah didepan mata kita, oleh karena itu kami TNI sudah mempersiapkan segala hal untuk membantu pihak kepolisian dalam hal ini Polda Gorontalo dalam rangka menghadapi Pemilu Legislatif dan Presiden Bulan April mendatang. Netralitas tetap kami jaga dan kami juga akan turut membantu KPU untuk mensosialisasikan kepada rakyat terkait dengan betapa pentingnya Pemilu Tahun 2019 ini.” Jelas Mayjen Tiopang.

Jendral Tiopang juga menambahkan bahwa demi lanca dan suksesnya pengamanan pada pelaksanaan Pemilu kali ini, pihaknya telah mempersiapkan seluruh personil yang berada dalam wilayah Korem 133/Nani Wartabone.

” Untuk pengamanannya kami siapkan seluruh personil yang ada diwilayah Korem 133/Nani Wartabone dan jika masih kurang, kami akan meminta bantuan dari jakarta. Tetapi jika saya melihat, TNI dan Polda Gorontalo sudah cukup untuk mengamankan Pemilu ini.” Tegas Panglima Tiopang.

Kapolda Gorontalo Brigjen. Rachmat Fudail mengatakan bahwa pihaknya telah siap untuk mengamankan jalannya Pemilu Tahun 2019 ini. Dimana pada kegiatan upacara penutupan latihan pengamanan pemilu itu, Rachmat menegaskan bahwa Polda Gorontalo bersama Korem 133/Nani Wartabone melakukan sinegritas sebagaimana menindaklanjuti hasil rapat di Mabes Polri terkait dengan kesiapan personil dan peralatan sesuai dengan Standar Operasional.

” Jadi hari ini kami baru saja melaksanakan upacara penutupan yang sudah kita lihat bersama bahwa sinegritas antara TNI Polri yang telah siap untuk mengamankan dan mensukseskan pelaksanaan Pemilu pada Bulan April Tanggal 17 mendatang. Pada prinsipnya TNI Polri telah siap sebagaimana yang telah kami lakukan pada Pilbup, Pilwako dan Pilgub beberapa waktu lalu.” Tegas Kapolda Terbaik 3 se Indonesia itu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Jaharudin Umar kepada awak media menyampaikan terima kasih atas sinegritas antara TNI dan Polri. Menurut jaharudin, Bawaslu saat ini mempunyai tugas yang sangat berat sehingga sinkronisasi seluruh pihak tentu sangat membantu pada pengawasan pelaksanaan Pemilu.

” Saya kira Pemilu itu harus damai dan aman, sehingga kami menyampaikan terima kasih atas sinegritas yang selama ini terjalin antara TNI Polri, yang memang dibutuhkan dukungan secara khusus demi terlaksananya Pemilu yang berkualitas, adil dan jujur. Dan sampai hari ini saya melihat Sinegritas antar Lembaga dalam hal ini Kepolisian, Bawaslu dan Kejaksaan sangat baik sekali.” Terang Jaharudin.

Ditempat yang sama, Kepala kejaksaan Tinggi Gorontalo Dr. Firdaus Dewilmar mengatakan bahwa dalam penindakan pada masalah tindak pidana pelanggaran Pemilu, saat ini sudah dilaksanakan dengan baik. Hal ini terlihat dari sinegritas antara lembaga dibawah sentra gakumdu untuk mewujudkan pemilu yang sesuai dengan harapan seluruh pihak.

” hari ini kita melihat sinegritas antar lembaga yang mempunyai satu tujuan untuk mensukseskan Pemilu tahun ini. Dalam beberapa masalah tindak pidana Pemilu, kami juga sudah melaksanakan tugas dengan menempatkan jaksa – jaksa terbaik sebagai bentuk dukungan terkait dengan proses pemilu saat ini.” Tegas Firdaus. (mg1)

165 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya