Mata Boalemo Mata Politik

Pembiaran Kalender Caleg Diinstansi Pemerintahan Boalemo, Bupati Dan Bawaslu Diminta Tegas

Mata Gorontalo (Boalemo) – Kasus Kalender Caleg yang akhir – akhir ini sedang melanda Kabupaten Boalemo, diminta untuk menjadi atensi Bawaslu dalam hal penegakan UU Pemilu dan Peraturan KPU. Bawaslu harusnya jeli dan tegas dalam berbagai informasi yang akhir2 ini sedang diberitakan oleh media masa. Karena prinsip kinerja dari bawaslu  bersifat pasif dan aktif, yakni menerima Laporan Masyarakat dan Mendapat Informasi yakni dalam bentuk temuan.

Kasus kalender yang terjadi di boalemo adalah sebuah Masalah serius dan Preseden buruk dalam penegakan demokrasi di boalemo, olehnya Bawaslu diminta harus segera menyikapi hal ini dan menindak tegas jika benar ada oknum ASN dan atw Perangkat desa yg terlibat dalam politik praktis dalam pemilu 2019.

Kalender Wahyu Moridu, Caleg PDI Perjuangan yang terpajang diruangan LPM Kantor Desa Pentadu Timur Kecamatan Tilamuta

Kepada Mata Gorontalo, Bendum Spasi Fakultas Hukum Unisan Gorontalo menjelaskan bahwa dirinya meminta agar Bupati Boalemo agar tegas dalam menyikapi masalah tersebut. Dimana sebagai pembina politik, kasus ini akan membias pada pembiaran hanya karena kalender tersebut milik anaknya sendiri.

” Dan mendesak kepada Bupati Boalemo dalam hal ini sebagai pembina politik di daerah itu harus, agar tegas kepada aparaturnya. Karena pemilik dari pada kalender ini terindikasi milik anaknya yang maju dalam pemilihan legislatif. Bupati harus tegas kepada Aparatur yang memang benar – benar terindikasi terlibat dalam politik prakatis. Karena jika dibiarkan oleh bupati maka, bukan hanya berbias pada dirinya sebagai kepala daerah namun akan berdampak secara politis kepada beliau karena bisa jadi tuduhan yang negatif akan ditujukan kepada Bupati Boalemo.” Ujar Nurwindy Ramadanti Bakri, Bendum SPASI Fakultas Hukum Unisan Gorontalo.

Nazly Alamri, mahasiswi fakultas Ilmu Sosial UNG yang juga Putri Tilamuta pun turut berkomentar gegara kalender tersebut. Menurut Nazly hal tersebut patut dicurigai telah terjadi pembiaran atas terpampangnya kalender milik caleg dari Partai PDI Perjuangan itu, kedepan secara politis ini akan merugikan Bupati Boalemo Darwis Moridu jika tidak ditindaklnjuti dengan memberikan penegasan karena dalam kalender tersebut juga ada foto Bupati Darwis.

” Bisa jadi Masyarakat akan menilai dan mencurigai bahwa Bupati lah yang dengan sengaja melakukan pembiaran terkait dengan adanya kalender Caleg yang terpampang di Dinas dan instansi2 Pemerintahan tersebut. Olehnya kami meminta agar bupati tidak melakukan pembiaran terkait kasus kalender ini, Karena secara politis ini malah justru akan merugikan, apalagi dalam kalender tersebut mencantumkan foto beliau sebagai kepala daerah.Sekali lagi kami meminta kepada Bupati Boalemo dapat menindak tegas aparat yang terindikasi melakukan politik praktis dan bila perlu memberikan sangsi sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang undangan dalam Pemilu dan UU tentang larangan ASN yang berpolitik. Bawaslu harus tegas juga menyikapi dan kalau bisa segera menindaki masalah itu.” Tegas Nazly.

270 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya