Mata Kabgor

Upah Pekerja Taman Budaya Limboto Belum Terbayarkan

Mata Gorontalo (Kabgor) – Taman budaya yang jadi ikon Kabupaten Gorontalo yang di gagas di pemerintahan Nelson Pomalingo, mampu memberikan warna yang baru di Kabupaten Gorontalo walaupun pekerjaan ini telah melewati masa kontrak. Namun Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, melewati kesepakatan bersama pihak terkait dengan masih memberikan kesempatan kepada pihak ketiga untuk melanjutkan mega proyek ini selama 50 (lima puluh hari) dari batas waktu yang ditentukan.

Pekerjaan yang terus di kebut ini, menyisahkan waktu beberapa minggu lagi untuk segera diselesaikan. Namun, sesuai informasi yang beredar ada beberapa pekerja proyek tersebut mendatangi kantor DPRD kabupaten Gorontalo untuk mengadukan pembayaran upah mereka yang belum terbayarkan.

Pihak ketiga melalui Pengawas lapangan Ilham Rahmat Ali saat di temui oleh mata Gorontalo membenarkan bahwa ada beberapa kelompok tukang (pekerja,red) yang belum di bayarkan sebab masih ada pekerjaan yang sesuai kesepakatan belum di selesaikan oleh para tukang tersebut.

” saat ini memang masih ada beberapa kelompok tukang yang belum terbayarkan sebab masih ada beberapa aitem pekerjaan yang belum mereka selesaikan inilah mengapa kami belum membayarkan sepenuhnya upah mereka “. Jelas Ilham.

Ilham menambahkan bahwa dirinya berharap agar hal yang prinsip seperti ini agar bisa dikomunikasikan, sebab masalah ini belum masuk ke ranah DPRD.

” Dan saya berharap kepada para tukang ketik ada hal-hal yang prinsip seperti ini tolong di komunikasi dan datangi kami bukan langsung ke anggota DPRD sebab yang punya pembicaraan ini adalah kami (pihak ketiga) dengan para tukang, jujur saja saya kaget bahwa mendengar informasi ini sebab saya tidak tau kelompok yang mana ini yang mengeluh soal upah “. Tukas ilham

Anggota komisi III DPRD Kabgor Amir Habuke.SH, ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya pernah menerima keluhan gaji yang belum terbayarkan. Namun ketika diklarifikasi kepada Instansi terkait, dirinya mendapat informasi gaji yang tertunda itu masih dalam tahap pengajuan tagihan.

” Tidak ada tukang-tukang yang melaporkan ke DPRD tetang pembayaran gaji mereka,Yang ada 3 minggu yg lalu tukang2 datang ke rumah saya mengeluhkan gaji mereka yg belum di bayarkan namun Bgtu di konfirmasi ke SKPD terkait msh dlm pengajuan tagihan “. Balas Amir melalui pesan WhatsAppnya.

Lebih lanjut Amir menanyakan informan yang mengatakan pekerja yang mengeluh ke rumah rakyat, dirinya juga meminta agar para pihak untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi sebelum menyebarluaskan.

” Yang bilang para tukang ke DPRD siapa?? Saya juga berharap kepada semua pihak Semestinya sebelum menyebarkan informasi di konfirmasi dulu kebenaranya ” sambung Amir. (mg4)

180 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya