Mata Kabgor

Viral, Pasca Pemilu Diduga Oknum Caleg DiKabgor Bagi-Bagi Uang

Mata Gorontalo (Kabgor) – Kontestasi Pemilihan Umum Tahun  2019 telah memasuki tahapan akhir, Dimana sejumlah partai peserta pemilu juga telah selesai adu strategi dan tinggal menunggu perhitungan akhir dari Komisi Pemilihan Umum pada pemilu kali ini. Dibalik suksesnya pesta demokrasi ini, viral sebuah video siaran langsung melalui laman facebook (DM), Salah satu oknum Caleg senior inisial HA alias Hendra yang juga seorang Aleg Aktif parlemen menara dari Partai PPP yang menampilkan kegiatan bagi – bagi uang kepada sejumlah masyarakatnya yang diduga adalah konsituennya.

Pada video yang berdurasi kurang lebih 6 menit tersebut, menampilkan oknum yang diduga Caleg dari salah satu partai penguasa yang dengan riangnya bagi-bagi saweran kepada sejumlah pendukungnya. Hal ini menuai kritikan pedas dari beberapa pihak, salah satunya berasal dari politisi muda Partai Nasdem Hengki maliki.

Kepada Mata Gorontalo, Hengki mengatakan bahwa praktek tersebut perlu dipertanyakan apalagi saat ini masih dalam tahap akhir Pemilu. Kata Hengki, bagi – bagi uang kepada masyarakat adalah sebuah ajaran politik yang positif dan tidak menampilkan hal-hal yang malah menjurus ke arah money politik.

“ Perlu dipertanyakan proses bagi-bagi uang seperti apa yang ditampilkan dalam video itu, karena bagi-bagi uang itu masih dalam tahapan akhir Pemilu 2019, takutnya itu menjurus kearah money politik.” Kata Hengki.

Hengki menambahkan bahwa dirinya sangat menyayangkan praktek bagi-bagi uang itu ditampilkan oleh politisi senior sekelas Hendra, olehnya Hengki meminta kepada Bawaslu Kabupaten Gorontalo dan pihak terkait agar segera menindak lanjuti hal yang menurutnya telah mencederai proses demokrasi di Kabgor.

“ Saya sangat menyayangkan kalau ada oknum politisi senior memamerkan hal-hal seperti itu, ajari kami politik yang baik jangan ajari kami politik murahan seperti itu. Apalagi ini masih tahapan pemilu, dan sebagai subjek (Caleg) tidak seharusnya menampilkan hal-hal seperti itu ke masyarakat luas. Olehnya, Hal ini harus segera ditindak lanjuti oleh bawaslu dan unsur-unsur lainnya, jika terbukti ini merupakan money politik harus ditindak tegas, sebagai politisi senior harusnya taat aturan jangan ajarkan kami politisi muda dengan hal-hal seperti itu.” Tambah Politisi muda  yang berlatar belakang aktivis itu.

Cuplikasn salah satu adegan HA yang sedang membagikan sejumlah uang sebesar Rp. 2000,-

Sementara itu, HA alias Hendra ketika dihubungi via seluler membantah bahwa hal tersebut adalah praktek bagi-bagi uang sehubungan dengan Pileg silam. Hendra mengatakan dalam kegiatan tersebut dirinya menghadiri acara keluarga di Kecamatan Tilango yang dilaksanakan pada selasa (23/4), dimana dirinya dimintakan uang masing-masing sejumlah Rp. 2000,- oleh anak-anak yang saat itu sementara berjoget.

” Itu (Video,red) di acara keluarga di Tilango sekitar tanggal 23 April lalu dan tidak ada hubungannya dengan Pemilu, Mereka pikir itu sebelum Pemilu padahal itu pada saat acara keluarga. Nah, saya dimintakan uang masing-masing sekitar Rp 2000,-  untuk anak-anak yang berjoget dan ada juga ibu-ibu yang saya bagi. jadi bukan karena Pemilu itu.” Bantah Hendra.

Hendra menambahkan bahwa dirinya akan segera melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib, Dimana ada sebuah akun Facebook yang diduga telah memfitnahnya terkait dengan waktu pelaksanaan kegiatan tersebut.

” Saya juga akan segera melapor di Polda karena ada akun atas nama Andira Husain yang mengatakan : Terima kasih kepada Pak Hendra R. Abdul Torang pe Gaco so bagi-bagi uang pa torang sebelum Pemilihan, padahal itu (Acara keluarga,red) sekitar 3 atau 4 hari lalu. makanya saya akan segera buatkan laporan ke Polda soal itu.” Tegas Hendra.

Ketua Bawaslu kabupaten Gorontalo Wahyudin Akili ketika dihubungi Via WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya baru menerima info dari wartawan dan belum menerima laporan terkait dengan video bagi-bagi uang yang telah viral dimedsos itu. Soal konsekwensi akibat dari praktek itu, Kata Wahyudin masih akan dikaji terlebih dahulu bersama pimpinan Bawaslu.

“ Saya baru trima informasi ini dri teman-teman wartawan, Kalau Laporan belum masuk. Saya diskusikan dulu dengan teman-teman pimpinan.” Terang Wahyudin melalui pesan WhatsApp nya.

Diketahui, Video dengan durasi 6.02 detik itu diambil dari siaran langsung media sosial Facebook dengan akun DM alias Dian.  (mg1)

Untuk Lebih Lengkap, Silahkan Klik : https://www.youtube.com/watch?v=JFjksRiYtkw

330 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya