Mata Boalemo

Workshop E-Monev, APMPD: Terobosan Korupsi Untuk Menjilat Jabatan Lebih Tinggi ?

Mata Gorontalo (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Puluhan Pemuda dan Masyarakat Kabupaten Boalemo kembali turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa, Senin(11/11).

Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Masyarakat Peduli Daerah (APMPD) itu melakukan long march mulai dari Jembatan Soeharto, BPJS Kesehatan, Dinas Pariwisata, Kantor Bupati Boalemo, Serta berakhir di DPRD Kabupaten Boalemo.

Adapun menurut Nanang Syawal selaku koordinator lapangan menuturkan beberapa tuntutan diantaranya adalah dugaan kasus korupsi pada pelaksanaan workshop e-monev.

“Hari ini kami datang kekantor Bupati Boalemo terkait dengan dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Bagian Ekbang pada beberapa bulan yang lalu” ungkap Nanang.

Nanang lalu menjelaskan bahwasanya pelaksanaan workshop e-monev yang melibatkan aparatur desa menyalahi wewenang dari Bagian Ekonomi dan Pembangunan.

“Yang menangani manajemen desa itu harusnya Dinas PMD dan Bagian Pemerintahan dan keterlibatan Ekbang itu menyalahi kewenangan sebagaimana yang diatur dalam Perbup Penetapan Tupoksi OPD” jelasnya.

Terakhir ia menduga bahwa pelaksanaan workshop e-monev ini merupakan suatu langkah dari Kabag Ekbang untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi.

“”Workshop e-monev merupakan suatu terobosan korupsi untuk menjilat jabatan yang lebih tinggi” tutupnya. (mg6)

216 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Berita Terkait Lainnya